yesterday in bandung

YiB wis teko nèng Kotagede.. icon_razz

Judul : Yesterday in Bandung
Penulis : Rinrin Indrianie, Ariestanabirah, Delisa Novarina, Puji P.Rahayu, NR Ristianti
Penerbit : Elex Media Komputindo

Genre : Roman, Drama
Tanggal terbit: 04 Januari 2016
Harga: Rp 54.800

Sinopsis :

Yesterday, all my troubles seemed so far away
(Yesterday, The Beatles)

Seperti lima nada membentuk satu harmoni lagu,
mereka memiliki masalah dan masa lalu yang bersinggungan

Shaki, gadis Palembang dengan masalah korupsi sang ayah
Zain, pemuda desa yang gila harta dan terjebak pergaulan hitam
Tania, gadis riang yang masa lalunya kelam

Dandi, pemuda tampan yang lari dari bayang-bayang masa lalu
dan
Aline, pemilik kos yang menyimpan banyak misteri

Hidup di tempat tinggal yang sama membuat mereka menyadari
bahwa semua punya cerita di hari kemarin, untuk dibagi hari ini

________

 

 

ps. Sampurasun baraya sadaya.. ayeuna kuring sanes rek ngaripiuw buku karya neng Orin jeung babaturanana tea. Ngan saukur kakara rek nostalgiah ngeunaan kota Bandung. Alatan kuring geus cicing belasan taun dina Bandung, muter muter tina ti kawit Sekeloa ka Palasari, tina ti kawit Ujungberung ka cicaheum sampe punclut. Pokona kitu weh lah, ieu mah sanes ripiuw.. icon_mrgreen

stasiun hall bandung

Stasiun Hall – Bandung

Kota adalah seorang ibu
dari rahim siapa lahir dirimu yang kedua
Sekali kau pernah mengembara di sana
bagai urat ditapak tangan
kauhafal silangan segala gangnya
Sekali kau bersatu dengan suka dukanya
dan dia selamanya akan hidup di darahmu

Saini K.M. (“Kota Suci” 1968)

Setentang Kota

Yang menarik tentang YiB adalah fakta bahwa salah satu penulisnya adalah Orin, ditulis bersama empat penulis lainnya menjadi sebuah novel. Terus terang tak mampu saya membayangkan betapa riweuhnya proses penyatuan 5 isi kepala menjadi sebuah karya yang manis untuk dibaca. Namun itu bukanlah hal sulit bagi para ahli perangkai kata tersebut, sehingga YiB akhirnya  bisa dipersembahkan bagi pencinta buku di tanah air.

Hal menarik lainnya tentu saja, Bandung! bagi Aki Haryoto Kunto, Bandung adalah Tempo Dulu. Betapa mencintanya beliau dengan Bandung di masa lalu, si Parijs van Java. Sedangkan buat mamang Ridwan Kamil, Bandung adalah kekinian. Dengan taman – taman cantik meskipun akhir pekan masih macet. Bagi saya Bandung ada di antara itu, setelah lewat masa “tempo dulu” tapi belum sempat merasakan kekiniannya kota Bandung.  Semoga suatu saat punya kesempatan melihat Bandung dengan tampilan cantiknya yang sekarang.

Seperti yang dirangkai oleh Bapak Saini K.M, bahwa kota adalah rahim yang akan melahirkan diri kita yang kedua, terutama bagi perantau seperti saya. Rahim kedua bagi Shaki dan teman-temannya. Hidup mandiri jauh dari orangtua, dan berjuang melewati kekelaman hidup mereka masing-masing.

 

gelap nyawang

 

JL. Gelap Nyawang beberapa tahun silam, masih teduh dengan pepohonan yang rimbun

Shaki yang mempunyai nama lengkap Nyimas Syakyakirti (nama ningrat untuk orang Palembang ternyata), pada halaman awal YiB (hal.6) diajak makan ayam cola Gelap Nyawang di belakang Taman Ganesha. Setting yang sering digunakan oleh novel-novel yang beredar kebanyakan kampus ITB, karena memang lebih nendang menggunakan nama ITB sih daripada Unpad *wkkk, anak Unpad sensi  icon_mrgreen

YiB cukup banyak menyebutkan tempat-tempat yang familiar bagi saya, salah satunya Es cendol Elizabeth (tapi bukan yang di jalan Otista), Rumah Sakit Hasan Sadikin, Masjid Salman, Dago, Pasar Simpang, BIP, dll.. dll. Meskipun bagi saya masih saja terasa kurang, hehhe pembaca bisanya protes dowang.. minta settingan yang lebih kuat lagii.. icon_razz

Dari informasi Orin bahwa penulis yang mengerti Bandung hanya dua orang, jadi ini sebenarnya udah jempol banget..!

Bandung

kawasan sekitar Be i Peh

bandung

Jl. Pager Gunung di komplek kampus Unpad

 

Setentang Lakon

Setelah YiB sampai di tangan, yang saya lakukan adalah mencari mana bagian Orin. Perlu 40 menit untuk menemukannya. icon_razz

Nama lakon yang paling menarik bagi saya adalah Shaki yang mempunyai nama cantik Nyimas Syakyakirti. Gadis perantau dari Palembang yang pandai memasak. Lakon lain yang menarik adalah Aline, sang pemilik kos-kosan. Sayangnya kurang dijelaskan kos-kosan ini berada di kawasan mana, apakah di Tubagus Ismail atau  Cisitu Lama..? *mantan anak kos Cisitu Lama dan TB Ismail. icon_mrgreen

Penggambaran Aline oleh Zain sebagai wanita impian,  kaya, mandiri, pekerja keras, cantik, wajah tirus, rambut panjang dengan badan proporsional ideal gitu deh. Lumayan bikin senyum-senyum gak rela, karena ternyata cantik itu yang berwajah tirus *sensi *habis ini si Zain pasti diprotes para pemilik wajah bulat kayak eMak, Orin dan Kak Monda.. wkwkkk.

Shaki, Zain, Tania, Dandi, Aline punya kisah kelamnya masing-masing, di Bandung mereka saling bersinggungan dan menjalin sebuah kisah yang akan dikenang di masa depan.

 

Setentang Playlist

Yang unik, ini buku punya playlist..! ada 16 buah lagu yang menjadi napas setiap bab pada YiB. Tentu saja tak ketinggalan Yesterday milik Beatles yang merupakan tema buku ini. Meskipun playlist didominasi oleh Beatles juga ada Maroon 5, Ed Sheeran, Adam Lambert, dll.

Lagu lokalnya tidak ada, jika boleh rekues, lagu yang paling tepat menurut saya adalah Kisah Klasik Untuk Masa Depan – Sheila On 7..!

Jabat tanganku, mungkin untuk yang terakhir kali
Kita berbincang tentang memori di masa itu

Bersenang-senanglah kar’na hari ini yang ‘kan kita rindukan
Di hari nanti sebuah kisah klasik untuk masa depan
… …. …….

Sampai jumpa kawanku
S’moga kita selalu
Menjadi sebuah kisah klasik untuk masa depan

 

Setentang Tebakan

Sehubungan punya hobi maen tebak-tebakan, yang saya lakukan setelah selesai membaca YiB, adalah menarik kesimpulan, bahwa :

Shaki ditulis oleh Ariestanabirah
Dandi ditulis oleh Delisa Novarina
Tania ditulis oleh Puji Rahayu
Zain oleh Rini Ristianti
dan..
dan..
Aline ditulis oleh Orin..!!
*Pembaca kurang kerjaan *tebakannya bener gak, rin..? wa emak ya. icon_mrgreen

Selamat  atas terbitnya novel Yesterday in Bandung untuk 5 perempuan penulis ini, terus berkarya ya..!

ps. punteun bagi teman-teman pembaca MS.com
ini postingan numpang ngeblog dari penulis tamu
semoga berkenan..  icon_razz

 

Sekali lagi blog ini dapat kehormatan disambangi penulis tamu, ini tulisan kedua beliau setelah Urang Agam di Negeri Mataram ,  enjoy 👏👏👏