Anak-anak bertambah besar dan semakin memerlukan alat bantu untuk studinya, saatnya mencarikan perangkat digital yang memadai tetapi ringan agar tak membebani bahu bila harus membawanya mondar- mandir di kampus. Adikku kasih masukan untuk coba lihat di SDC – Summarecon Digital Center yang lokasinya di Gading Serpong. Kami sudah kenal wilayah ini, karena sudah beberapa kali ke sini saat ada Festival Kuliner di SMS.

Semakin lengkap deh wilayah Gading Serpong, Tangerang Selatan  sebagai tujuan wisata belanja baru. Di SDC  banyak vendor bernama besar untuk komputer dan aneka peralatan digital lainnya, katanya SDC ini yang terlengkap di Gading Serpong. Enak kan, nggak usah datang ke wilayah di tengah ibukota sana, macetnya itu yang nggak nahan. Mending ke sini aja deh, lokasinya strategis banget, dari rumah kami bisa lewat tol JORR (keluar di Serpong) dan tol Janger (Jakarta –Tangerang), pasti lancar.

IMG_5889.JPG

Rupanya kebutuhan kami akan perangkat digital bisa digabungkan dengan kebutuhan wisata. Saat ini di Summarecon Digital Center sedang ada Food Truck Festival. Pas banget, belanja sambil wisata kuliner. Penasaran dengan Festival yang sudah berjalan dua kali ini. Festival pertama, bulan Desember 2014 lalu tak sempat didatangi. Kulihat peserta Festival kali ini lebih banyak daripada sebelumnya, so pasti akan lebih seru. Pengunjung SDC akan dimanjakan oleh 15 food truck kenamaan yang sudah dikenal akrab, sebut saja Loco Mama, Amerigo, Food Stop Indo, Street Ramyun, Taco Truck, Retro Gourmet, Jakarta Foodtruck, Tabanco dan Road Chef. .

Food Truck Festival berlangsung tanggal 27 Maret – 5 April 2015, hadeeeh….harus cepat dikejar. Kami sekeluarga, bertiga saja, putuskan berangkat hari Sabtu tanggal 4 sebelum tengah hari supaya cukup waktu buat belanja dan makan siang di sana. Saat week-end acara dimulai jam 11.00 – 22.00 WIB.  Festival ini tak hanya diramaikan truk makanan tetapi juga berbagai atraksi di panggung hiburan, bertema Digitalicious Performance, lelang Iphone 6 dan gadget lainnya, lomba makan bakmi dan – sayangnya kami terlambat – , ada atraksi kembang api spektakuler tanggal 31 lalu.

IMG_5888.JPG

IMG_5887.JPG
Begitu sampai, tertarik lihat gerbang masuk lokasi Food Truck Festival. Kreatif lho gerbangnya berbentuk headset raksasa. Lihat logo Festivalnya juga asyik, ada 2 buah piring penganan pengganti huruf O, sedangkan huruf F dan T berbentuk sendok garpu dan ada gambar barisan truck VW combie. Kreatif ya.., pasti semua ini lahir dari pemikiran serius yang tak sebentar.  Cocok deh dengan aura perkembangan masa depan Indonesia yang  mulai melirik potensi besar yang tersimpan lewat ekonomi kreatif.

Food Truck itu seperti apa sih?

Konsep food truck sebetulnya mirip dengan konsep pedagang keliling yang sudah dikenal dan berurat berakar di negara kita. Kalau dulu pedagang keliling itu bawa dagangannya digendong, dipikul, pakai gerobak atau sepeda, pedagang masa kini pakai mobil besar sejenis van. Ada yang pakai VW combi, atau jenis SUV yang sudah dimodifikasi dan didandani sangat menarik dan berkonsep. Lagi-lagi kreatifitas bermain di sini. Jenis makanan yang dijual pun unik, penuh kreatifitas pada ingredients, penampilan sampai nama. Nah, mereka ini pasti sangat mobile, mumpung lagi berfestival di SDC, layak banget kan dikejar. Pihak penyelenggara tak melupakan pedagang tradisional, mereka pun ikut hadir di sini, juga ada gerai busana dan aksesoris, dan perangkat digital.

Food Festival

 

Tepat di sebelah gerbang masuk ada truk hitam yang sedang diantri banyak orang. Oh, ini toh yang namanya Black Jack, mobilnya hitam menunya pun serba hitam. Menu spesial hari itu adalah Mie Item Kluwek + Bebek Item Madura + Telur Ceplok. Penasaran bentuknya seperti apa, tapi truk ini penuh terus, pilih ke truk lain dulu.

Food Festival 1

 

Di sebelahnya ada Bioskop Xdimo, dengan suaranya yang keras mengundang rasa ingin tahu.

Food Festival 2

 

Berturut-turut ada truk lagi, berwarna hitam kuning yang juga sedang diantri cukup banyak orang, Fat Belly.

IMG_5898.JPG

 

diikuti truk Ninochka, frozen yoghurt yang unyu dengan kombinasi pink dan putih untuk truk dan kursi plastiknya.

 

Kemudian ada food truck dari Tabanco dengan warna a la kopi susu yang punya perlengkapan dari kemasan masa lalu, terkesan vintage, aku suka, sayangnya sudah kehabisan kopi, tinggal susu aja… Lalu ada deretan gerobak penjual nasi goreng, asinan, bakso, kue cubit, es podeng sampai sate ayam

 

 

Kami pilih tempat di bawah payung lebar di depan truk makanan Korea, Street Ramyun yang masih persiapan, sepertinya lama. Ingin tahu makanan jalanan ala Korea seperti apa, tapi perut mulai lapar kami pesan sate ayam Blok S dulu. Sementara adek pesan burrito di gerai Kai Pacifica. Adek pesan Melted Katsu Burrito yang isinya chicken katsu, keju mozzarela, nasi dan saus ponzu (campuran 3 macam saus, salah satunya mayonnaise). Aku ikut nyicip segigit, pengen tau rasanya, siapa tau bisa duplikasi di rumah. Ih enak lho, baru ini cicip burrito. Untuk cemilan kami coba kue cubit rasa green tea. Hidangan yang dipesan sudah tersedia dan disantap dulu, lalu nanti rencananya keliling lagi sambil menunggu food truck yang lain buka.

IMG_5914.JPG

 

Oh ya, untuk sistem pembayaran di sini dipakai voucher. Di kasir kita harus membeli voucher yang bisa diuangkan lagi bila tidak terpakai. Lupa bawa uang tunai ? Di sini ada mobil ATM BCA yang ikut stand by.

IMG_5922.JPG

Udara yang panas sempat terasa sejuk karena langit mulai ditutupi awan hitam. Tampaknya hujan rintik mulai turun, kami bergegas menghabiskan makanan yang sudah dipesan, lalu segera berlalu masuk ke dalam SDC.

IMG_5917.JPG

 

Summarecon Digital Center ini nyaman lho, lihat saja interiornya lapang dan susunan tokonya teratur, memudahkan konsumen yang mau mondar mandir membandingkan spesifikasi dan harga setiap merk sebelum menjatuhkan pilihan. Perlengkapan gagdet dan IT dari merek-merek terkenal dan premium reseller ada di SDC. Harganya juga wajar. Lantai pertama SDC adalah toko reseller premium, lantai kedua untuk perlengkapan komputer, dan lantai ketiga untuk perlengkapan gadget dan smartphone , tapi di sini juga ada futsal indoor..

Cukup lama kami berkeliling di lantai 1, masuk ke setiap vendor, mempertimbangkan dengan serius sesuai kemauan anak dan kemampuan keuangan, lalu naik ke lantai-lantai atas melihat suasananya.Memang sulit juga buat keputusan beli barang yang dibutuhkan. Akhirnya kami kumpulkan ide saja dulu, dipilih-pilih dulu.

serpong

 

Lama ya proses belanja itu, kalau anak-anak ikut pastinya akan membosankan. buat mereka. Nah, SDC sudah dipikirkan hal itu, di sini bisa juga untuk wisata keluarga. Selain ada area futsal indoor, di luar (garden walk) ada deretan resto dan ada Scientia Square Park, yaitu wahana bermain dan berolahraga untuk anak-anak hingga dewasa.Setelah mendapatkan barang yang diinginkan kami pun keluar lagi ingin cari makanan lagi di food truck, sayangnya kok hujan masih deras, dan ada petir pula. Akhirnya kami putuskan menukar voucher kembali, (padahal baru setengahnya yang terpakai), dan langsung turun ke parkiran dan pulang.