Wajib Bawa : Sarung Bantal dan Minyak Telon

Berwisata itu adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Membayangkan suasana tujuan wisata saja sudah bikin hati berbunga-bunga. Rasanya nggak sabar menunggu tanggal berangkat. Makanya wisata itu untukku sih sudah jadi kebutuhan pokok. Wisata tak harus pergi jauh, ke kecamatan sebelah juga sudah oke yang penting di tempat tujuan itu ada sesuatu yang pantas untuk  dieksplor lebih jauh.

Kerepotan saat  berkemas untuk persiapan   pergi jalan-jalan itu juga tak kalah  menyenangkan,  bahagia rasanya bisa  melupakan sejenak rutinitas pekerjaan dan rumah tangga. Walaupun suka dengan acara kemas mengemas tapi aku selalu siapkan check-list benda apa yang harus dibawa, takut ada yang terlewat. Kalau berangkat sendiri untuk acara kedinasan check-list ini hanya pendek, tetapi bila berangkat untuk liburan keluarga  check-list ini bisa lebih panjang,karena memasukkan  keperluan anak-anak  juga.

Bekal wajib traveling
Item yang ada di check-list sebetulnya standard saja ya, seperti pakaian secukupnya (pakaian jalan, tidur dan kerudung beserta penitinya), perlengkapan sholat dan mandi, kosmetik,  obat-obatan, kamera, charger, sandal atau  sepatu.

Untuk obat-obatan aku selalu siapkan obat pusing, demam, obat pilek, obat sakit perut, obat luka, plester, obat alergi, dan  minyak kayu putih

Selain benda-benda  yang jamak seperti itu , apa lagi  sih benda yang tak boleh ditinggal saat pergi jalan-jalan? Ada 4 benda yang tak boleh tinggal saat  pergi jauh yaitu, buku panduan wisata, buku catatan, minyak telon dan sarung bantal.

Buku panduan wisata biasanya memang harus selalu ada, walaupun aku juga mencari data di dunia maya, rasanya lebih nyaman kalau pegang buku panduan. Data yang kudapat di dunia maya  berikut itinerary dan budget perjalanan kucatat di sebuah buku. Buku itu juga untuk mencatat pengeluaran supaya tak kebablasan belanja, he..he…,  bahkan di buku  itu bisa kuisi dengan ide tulisan yang terlintas saat berwisata.

Minyak telon kok dibawa juga, kan sudah bawa minyak kayu putih? Ya, minyak telon ini harus banget dibawa, kalau ketinggalan di rumah terpaksa dibeli saat tiba di tujuan. Alasannya karena minyak telon ini ampuh meredakan perut kembung. Sewaktu jalan-jalan pastilah tak dilupakan wisata kuliner juga, tetapi tak semua makanan itu cocok bagi perut dan lambung. Jika makanan itu kurang serat atau terlalu pedas pasti perut pun bermasalah, makanya cukup balurkan minyak telon di perut, alhamdulillah rasa sebah bisa reda.

Soal sarung bantal itu lain lagi ceritanya. Kebiasaan bawa sarung bantal ini belum lama, bermula saat acara kedinasan berupa training di hotel sepuluh tahun lalu. Aku nggak bisa tidur karena bantal hotel itu masih bau rokok. Karena sudah larut  malam nggak bisa lagi minta tukar bantall. Akhirnya terpaksa bantal dilapisi dengan pakaian sendiri, tetapi mungkin  terlanjur bete, tetap saja tidurnya tak nyenyak. Sejak itu sarung bantal selalu menjadi benda yang wajib dibawa, siap dikeluarkan bila sarung bantal hotel kurang nyaman.

 

 

 

Tulisan ini adalah peserta  “1st GA – Benda yang Wajib Dibawa Saat Jalan-Jalan“.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  1. Saya baru tahu ini Mba Monda untuk jalan bawa sarung bantal.. Unik juga. Tapi emang kebayang sih kalo kebauan rokok Mbak Monda.

  2. Kalo minyak telon sejak punya anak selalu bawa kak. Satunya minyak telon biasa, satunya lagi minyak telon buat anti nyamuk. Tapi kalo sarung bantal, baru kak monda orang yang aku tau kalo bepergian bawa sarung bantal, hehe…tapi bagus juga idenya ya 😀

  3. mbaaaak…
    daripada minyak telon mah freshcare lebih dahsyat buat perut kembung mbaaak 🙂

    Dan aku biasanya juga rajin bawa antangin dan tempelin salonpas di puser mbaak hihihi…
    *balada perut kembung*