Museum Taman Prasasti

Nisan tua  yang  bertarikh  1873  ini ada di lingkungan Museum Taman Prasasti Jakarta. Museum ini adalah museum terbuka berupa taman pemakaman yang ada sejak jaman kolonial.   Dari inskripsi yang tertulis di makam  tua  sekilas bisa dibayangkan kisah hidup almarhum atau almarhumah.

Imajinasiku berkelana. Aku menduga almarhumah yang ada i dalam makam  ini adalah seorang wanita muda (wafat pada usia 21 tahun).  Mungkin ia masih pengantin baru yang mengikuti  suami ke tempatnya bertugas sebagai prajurit di negeri yang jauh. Perjalanan laut di masa lalu yang memakan waktu berbulan-bulan dihitung dari  sejak keberangkatannya dari negeri kelahiran  di Liverpool mungkin sangat berat.  Mungkin gadis muda ini   jatuh sakit dan wafat dalam perjalanan sebelum sampai ke tujuan. 3 minggu setelah kematiannya ia baru dimakamkan. Entahlah di mana lokasi kapalnya saat itu, bisa jadi masih di samudera  luas. Tak  terbayangkan kesedihan yang dialami mereka yang ditinggalkannya.

Di nisan ini juga ada tertulis pesan damai yang manis tetapi mengharukan  : Farewell,  dear friends, my life  is past   –  My love to you so long did last –  And now for me no sorrow take –  But love each other for my sake

Foto ini diikutsertakan pada Turnamen Foto Perjalanan 49 : Barang Tua