Setelah akad nikah di masjid

Kilas balik ke tahun 2012 ketika kami sekeluarga  jalan-jalan ke Ranah Minang diantarkan dua pemandu cantik, 2 orang blogger kondang emak LJ dan misscoepid Fitri Melinda. Kata si papa kalau kedua sahabat baik itu menikah kudu datang lagi. So, kini kutagih janji beliau, he..he….  Untunglah keduanya mengadakan baralek (pesta) pada tanggal yang sama, jadi akan bisa dihadiri keduanya, pagi menghadiri akad nikah di Bukittinggi, sore ke acaranya Cupid di Payakumbuh ( ngunduh mantu) .

Koordinasi dengan teman-teman lain akhirnya 4 orang akan bertemu di bandara Soekarno-Hatta pada  H-1. Bunda “Lily” dontworry berangkat lebih pagi, menunggu kami bertiga (aku, Inon Putri Rizkia, dan Titik dari Jogja)  plus ayahnya Inon.Di antara semuanya hanya belum pernah bertemu dengan Titik,…ternyata dia mungil ya dan mirip gadis Jepang lho. Biasalah kalau kopdar dengan blogger serasa bertemu kawan lama, langsung peluk dan tegur sapa tanpa canggung. Kami semua merahasiakan kedatangan bunda Lily, mau buat kejutan untuk calon pengantin Bukittinggi,dan buat beberapa alternatif kejutan. Padahal ternyata..emak LJ sudah tahu rencana kami….wk…wk….misi gagal.

Di H-1 itu setelah mendarat di MIA (Minangkabau International Airport) langsung menuju kota Bukittinggi,   di perjalanan  kurang lebih makan waktu 1,5 jam. Setelah mampir sana-sini barulah saat makan malam datang ke rumah calon pengantin melihat persiapan acara esok hari.

IMG_6105

.

Akad nikah hari Sabtu pagi tanggal 11 Januari (kok pas banget ya mak dengan Gigi…, biar gampang inget ya?) berlangsung di masjid sebelah. Pengantin putri sangat cantik dan manglingi.  Akad nikahnya syahdu berlangsung jam 11 juga. Sehabis akad kembali beriringan kembali ke rumah untuk resepsi. Maksud hati sih ingin melihat emak beganti  baju dan memakai suntiang, tapi tak kesampaian. Di rumah Aur ada acara adat dulu yang kelihatannya akan lama, kami pamit saja karena takut terlalu sore ke Payakumbuh.

20140117-105717.jpg

Makan beseprah disiaokan untuk ninik mamak

Kami berangkat ke Payakumbuh yang berjarak kurang lebih 1,5 jam diantar oleh saudaranya pengantin. Di resepsi ini ada kopdar lagi dengan anggota Libko (Lingkar Blogger Pusako). Dua orang blogger belia Irfan dan Fariz akan bergabung. Blogger walau beda usia cukup jauh (Fariz itu seusia anakku lho) tapi tetap bisa menyatu.

Kami sampai di rumah pengantin di Payakumbuh ini sudah sore, jadi tak bisa berlama-lama pula, yang penting sudah bertemu cupid yang tambah cantik manglingi dan suami. Kami itu tamu yang nggak banget deh…, numpang ganti pakaian kondangan ke baju main karena mau langsung basah-basahan ke sarasah / air terjun di Lembah Harau he..he… Mumpung kan, sekalian jalan…kapan lagi…

Anak Daro dari Payakumbuh

Anak Daro cantik dari Payakumbuh

20140117-130405.jpg

Kue cantik di Payakumbuh, dan di bagian bawah penganan unik…lupa namanya