Sate Bandeng Banten

20131115-172739.jpg

Kalau menyebut kata sate, asosiasi kita biasanya mengarah ke sate ayam, sate kambing atau sate sapi. Sajian sate biasanya berupa potongan daging yang ditusuki dengan bilah bambu. Tapi, ini tak berlaku buat sate bandeng, yang ditusukkan ke bilah bambu bukan potongan daging ikan bandeng tetapi satu ekor ikan  utuh.

Kok ujug-ujug cerita sate Bandeng? Karena  mama mertuanya adikku datang silaturahmi sambil  membawakan sate bandeng buatannya sendiri. Enak banget lho, rasanya gurih. Sate Bandeng adalah salah satu hidangan khas dari daerah Banten. Kini, sate bandeng sudah menjadi salah satu buah tangan khas Banten  dan sudah bisa dibeli di toko-toko makanan oleh-oleh.

Pertama kali mencicipi masakan sate Bandeng ini dulu sekali, sewaktu ada acara baksos ke daerah sana. Aku takjub juga bisa makan bandeng tanpa duri. Bandeng itu terkenal berduri banyak dan halus, makanya aku hanya mau makan bandeng presto yang dimasak dengan tekanan tinggi hingga  tulangnya sudah lunak atau hancur, selain dari itu lebih baik tidak  makan bandeng daripada nanti ketulangan…. he..he.., udah trauma.

Buat sate bandeng itu menurutku  harus punya keahlian khusus he..he… Bayangkan saja daging ikan bandeng harus dipisahkan dari kulitnya, tanpa merusak kulit, karena daging yang sudah dikeluarkan itu nanti akan dimasukkan lagi setelah dibumbui. Ikan bandeng itu dipukul-pukul supaya patah tulangnya, kemudian didorong dari arah ekor sampai ke mulutnya hingga bagian dalam berada di luar. Barulah kemudian daging dilepas dan bisa dengan gampang menarik tulangnya.  Lengkapnya resep sate bandeng bisa dilihat di sini ya.

Bandeng  (Chanos chanos) itu sebetulnya jenis ikan yang istimewa. Di hari Imlek orang Betawi biasa membeli ikan bandeng untuk jadi makanan hantaran ke rumah orang tua. Tapi bandeng juga punya kekurangan. Kekurangan bandeng itu ya durinya yang banyak dan halus, dan kadang-kadang berbau lumpur. Menurut   Wikipedia :

 Penyebab gejala bau lumpur adalah beberapa plankton Cyanobacteria, terutama dari genus Oscillatoria, Symloca, dan Lyngbia, yang menghasilkan geosmin. Apabila ikan tinggal di tempat yang kaya geosmin atau memakan plankton ini, dagingnya akan memiliki cita rasa tanah. 

Bau lumpur dapat diatasi paling tidak dengan dua cara. Cara pertama adalah dengan memelihara ikan selama 7—14 hari dalam air mengalir bebas biosmin sebelum dijual. Cara kedua adalah dengan perlakuan pemberian asam tertentu..

Selama ini aku menyangka bandeng adalah jenis ikan rawa. Tapi dari Wikipedia juga baru tahu bahwa bandeng itu ikan laut. Mereka hidup di Samudera Hinida dan Samudera Pasifik dan cenderung berkawanan di sekitar pesisir dan pulau-pulau dengan terumbu koral. Ikan yang muda dan baru menetas hidup di laut selama 2–3 minggu, lalu berpindah ke rawa-rawa bakau berair payau, dan kadangkala danau-danau berair asin. Bandeng baru kembali ke laut kalau sudah dewasa dan bisa berkembang biak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  1. Sama dong kita kak Monda, aku juga sukanya bandeng presto kak, stress klo ga di presto, ribet durinya 😀 . Bikin sate bandeng harus punya keahlian khusus ya.

    • bikin sate bandeng itu keliatannya prosesnya ribet .., jadi males nyoba…,
      kalau pengen kata mamah mertua mendingan telpon dia aja, hi..hi.. jadi makin nggak niat belajar bikin deh..

  2. Wiih.. aku suka sate bandeng.. iya lah secara tinggal di serang.
    Sate bandeng jg punya cerita sejarah loh 😉

  3. Saya juga suka makan bandeng,maklum di Surabaya gudangnya
    Ada juga otak-otak bandeng lho

    Dengan bangga saya mengundang sahabat untuk mengikuti Kontes Unggulan Proyek Monumental Tahun 2014
    Silahkan cek syarat dan ketentuannya di
    Salam hangat dari Surabaya

    • terima kasih infonya pak de..
      sempat ikutan nggak ya.., harus curi2 waktu ngeblog kalau di akhir tahun gini sih..

  4. mbaaaa…
    salah satu alesan aku males makan bandeng yah itu mba…
    banyak durinya dan males keselek…dan bandeng presto emang jadi solusinyaaa…

    Dan ternyata kalo bikin sate bandeng inih harus dicabutin durinya gitu yah mbaaa…rajin sekaliiii…*bayanginnya aja males duluan*

    • hi..hi…, aku nggak mau bayangin bikinnya kok bi, tinggal angkat telpon mama besan aja kok….gampang kan..

  5. aku suka bandeng presto, klo di bandung disebutnya pindang bandeng.. dihidangkan dgn cara praktis, celup ke kocokan telur, goreng garing trus makan pake sambel.. slurrpp..!

  6. emang mak… pindang bandeng itu enak dimakan dengan nasi anget plus sambalnya yang khas itu ya..

  7. ini salah satu makanan favoritku.. dulu ibuku sering masak ini, tapi belakangan beliau sudah jarang memasaknya karena tenaganya sudah berkurang buat mukul mukulin bandeng biar daging dan tulangnya hancur

    • oh…, susah ya mukulin bandeng…
      jadi makin ciut nih…, kayaknya mulai ilang niat belajarnya he..he…

  8. Bandeng asap plus sambal petis dari tetangga Pakde Cholik (Sidoarjo) sungguh mantap durinya mudah dipisahkan. Sama mbak, kami juga penggemar presto ataupun otak2 pokoknya yang mudah… Salam

    • wah udah lama banget nggak makan bandeng asap yang wanginya khas itu, di sini lebih banyak beredar bandeng presto mbak

  9. kl sate bandeng ini ternyata ikannya gak “diremuk” kyk presto tp ditarik tulang2nya ya ?..
    bener2 butuh keahlian khusus ya mb..kl aku yg masak mungkin sdh mletet2 bandengnya :))

  10. Bandengnya dipukul2, kitanya enak saja yang makan ya, Bund. Haha
    Belum pernah nyobain sate bandeng. Paling ya nyobain yang dipresto atau dipepes. . . .

    Siang2 gini cocok nih buat lauk, Bund. Yummmiii. . .

    • ikan2 di sana pasti sama enaknya ya Be…
      btw, kayaknya belum pernah ada cerita Bebe masak ikan ya

  11. baru tahu ada masakan namanya sate bandeng, rasanya khas pasti seperti sate madura hehehe

  12. aku bikin sate bandeng gini dimodif, mba.. dipotong2 ga utuhan lagi…hihi
    gpp deh yg penting bumbu dan rasa masih sama

  13. Oohhhh saya baru tahu bunda kalau sate bandeng itu bikinnya daging dikeluarkan dulu terus dibumbui dan dimasukin lagi 😀
    Saya belum pernah cona, cuma sering dengar bun, pingin banget nyobain bikin, makasih infonya bun.

  14. aku gak pernah makan ikan bandeng deh rasanya bun, huehehehehe.. tapi satenya menggiurkan sepertinya 😀

  15. Mbak Mondaaa, saya tidak suka sate bandeng…saya juga tidak suka otak-otak bandeng yang banyak dijual di jawa Timur. Tapi kalo bandeng yang dimasak apa adanya, saya masih mau makan, mbak…asal jangan diolah pakai bumbu-bumbu yang dicampurin gitu…ih, aneh ya saya ini 🙁