[Profil] : Oleh-oleh Aceh dari Meutia Rahmah

 

Traveling salah satu kategori atau label yang ada di blog Meutia Rahmah. Ia  teman baruku pemilik blog  Melawan Lupa.  Blog yang  punya tagline life giving encouragement. Oh iya url blognya http://www.meutiarahmah.com/ . Ada beberapa kategori / label di blognya. Di kategori travelling  ia menceritakan  tentang wisata propinsi Nanggroe Aceh Darussalam, kuliner  dan oleh-oleh khas Aceh. Selain itu juga tentang kota Khartoum ibukota negara  Sudan di Afrika bagian utara.

Di kota di benua Afrika itu  selama 2 tahun Meutia  menimba ilmu di  program pasca sarjana dengan kosentrasi pendidikan bahasa arab untuk non Arab. Dan kini ia  bekerja sesuai dengan bidang studinya itu sebagai pengajar di IAIN Langsa pada program studi Pendidikan Bahasa Arab. Selain itu juga menjadi supervisor Qatar Charity Aceh untuk anak-anak yatim.

Selama di Khartoum Meutia rajin bikin status di Facebook untuk mengisi hari-harinya agar tak rindu tanah air dan keluarga.  Saking banyaknya status tersebut bisa buat blog kata temannya. Lalu,  mulailah perkenalannya dengan blog. Sejak 2011 mulai asyik ngeblog hingga sekarang. Isi blognya selain tentang traveling, juga kuliner Aceh, review dll. Tema  yang sedang dirintisnya yaitu tentang belajar bahasa Arab praktis melalui blog. Kategori yang satu   ini pasti banyak yang menunggu mbak., Dulu aku juga suka kerepotan kalau anak-anak ada pekerjaan rumah bahasa Arab.

Keasyikan menulis tak berhenti hanya di blog. Mbak Meutia telah  membukukan karya cerpen di 4 buah antologi . Judul-judulnya yaitu Ramadan di Rantau 2 (2012), Sajadah Cinta (2012), Apa Kabar Sahabat Dumay (2013), Mustajab Cinta (2013). Tampak jelas kesukaannya pada fiksi ya. Makanya setelah mampu ikut urun karya di antologi ia juga punya cita-cita melangkah lebih jauh lagi.  Keinginan membuat buku solo mulai diupayakan dengan sungguh-sungguh. Saat ini draft  sudah jadi 2 bab lho. Semoga bisa cepat diselesaikan mbak Meutia ya. Semangat.

Pejalan pasti  suka   barang-barang unik khas dari berbagai daerah yang dikunjunginya. Nggak hanya wisatawan sih. Orang yang berkunjung ke suatu daerah dan meninggalkan keluarganya umumnya ingin bawa pulang oleh-oleh souvenir khas setempat.  Apalagi kebiasaan orang Indonesia tuh susah banget dilepaskan, ada saja yang menagih oleh-oleh kalau rekan kerja dapat tugas keluar daerah. Nah, kebetulan teman blog yang satu ini  pernah membahas Souvenir Aceh. Jika Anda ingin membawa pulang oleh-oleh khas Aceh boleh berkunjung ke blognya. Ia menuliskan alamat toko-toko souvenir di Banda Aceh.

Oleh-oleh apa saja sih yang bisa dibawa dari Aceh? Kalau kata mbak Meutia ada aneka kerajinan tangan sulam hias khas Gayo, dalam bentuk busana atau tas, boneka Inong Agam, kopi Aceh. Kalau aku paling suka oleh-oleh dendeng Aceh dan bros Pinto Aceh he..he..

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  1. Blog yang sangat menarik, MM. Berisi pengalaman dari sang penulis dari banyak Sisi. Pendidikan, pengajaran, oleh-oleh khas daerah dan jalan-jalan. Hebat!

  2. Iya mba Monda. Saya juga suka baca cerita waktu Mba Meutia di khortoum. Unik dan menarik. Membayangkan tinggal di kota nan eksotim jadi menggelitik rasa ingin tahu untuk mengenal lebih jauh khourtoum. Apalagi mba Meutia menyajikannya dengan apik pula.

  3. Terima kasih mba monda, insyaallah untuk kategori blajar bahasa arab saya usahakan segera lauching, ini lg persiapan bbrapa materi tulisannya.

  4. Terima kadih mba monda, insyaallah segera lauching belajar bahasanya jadi termovasi karena ternyata banyak juga yang berminat belajar bahasa arab.