Inna Riana, ibu berputra 3 orang anak laki-laki yang mulai beranjak remaja, adalah blogger berikutnya yang ingin kuperkenalkan di blog ini. Blog utama mbak Inna  bertajuk Emak Riweuh. Dia punya lebih dari satu blog yang semuanya tetap rajin diisi. Nggak pilih kasih sama blog favoritnya. Ia bisa menyeimbangkannya.
Bukan tanpa alasan ia menyebut  dirinya Emak Riweuh. Mengapa menjuluki diri sendiri seperti itu?
Mbak Inna Riana  ibu rumah tangga yang  jarang  ada bantuan asisten. Dengan 3 putra yang sangat aktif, mbak Inna merasa kesehariannya riweuh  mengatur jalannya  rutinitas rumah tangga.  Oh ya, riweuh itu dari bahasa Sunda yang artinya repot. Katanya riweuh itu universal karena semua ibu rumah tangga pasti mengalami kondisi yang sama. Namun nyantanya semua kegiatan rumah tangga itu tak  menghabiskan seluruh waktunya. Ia masih sanggup menulis di blog dan twitter cerita pengalaman keluarganya  ketika tinggal di perantauan dan kunjungan wisata. Keluarga kecilnya sudah mengalami 10 kali pindah rumah di berbagai kota  dalam waktu 11 tahun.
Tujuan mbak Inna Riana membuat blog adalah untuk kenang-kenangan bagi ketiga orang anak lelakinya. Supaya mereka ingat kembali kenangan masa kecilnya, kenangan hidup bahagia bersama ibu bapaknya. Isi blog-blognya sebagian curahan hati  tetapi ia tak mau mellow. Walau curahan hati tetapi harus pakai solusi agar bisa mempunyai manfaat buat banyak orang lain yang membaca. Misalnya curhat tentang mesin cuci yang rusak yang bisa dibetulkan sendiri. Katanya  beban terasa ringan setelah menulis. Cerita gembira yang ditulisnya bila dibaca ulang  bisa  bikin bahagia lagi.
Lalu kok bisa sih mendisiplinkan diri untuk tetap ngeblog?  Ia bikin jadwal sehari menulis, sehari blogwalking, setelah urusan rumah tangga beres sekitar jam 1 sampai magrib. Blog yang diupdate tergantung ide yang muncul atau bila ada lomba. Hal ini dilakukan Senin sampai Jumat bila sedang ada di rumah. Oh iya mbak Inna taat mengikuti jadwal menulis yang dibuatnya di blog planner.
Blognya ada 4,  yang tiga  di antaranya rutin update.  Blognya adalah emakriweuh.com  (tentang parenting, jalan-jalan, dan blogging),  innariana.com (tentang cerita curhat, fashion, fiksi, dan lomba), dapurngebut.com (tentang resep masakan, cerita memasak, dan seputar kuliner), inas-craft.blogspot.com (tentang aksesoris handmade dan tutorial cara membuatnya). Ditambah lagi pernah punya blog  di Kompasiana dan Blog Detik, meski  sudah tidak aktif lagi.
Luar biasa sekali bukan?
Walau disiplin update tetapi ia sempat ingin berhenti ngeblog. Ia lelah kala harus meningkatkan begitu banyak skor yang jadi perhitungan buat blog yang dimonetisasi.  Tapi niat berhenti diundurkan. Sayang, katanya.
Alasan membatalkan berhenti ngeblog karena selain menulis, kegiatan ngeblogbisa menambah silaturahmi dan ilmu dengan berkunjung ke blog lain. Dan  ngeblog juga  bisa menghasilkan uang, he.. he…  Tapi Mbak Inna bukan jenis blogger yang  ngoyo mengejar artikel sponsor, bila tak sesuai dengan kata hati. Alasan penasaran yang kadang membuatnya terima job, tapi itu juga  katanya nggak enak  bila menulis tanpa hati.
Berkat blog, pada 2014 ia sudah punya  buku antologi “Heart Ring. Ketika Hati Saling Memiliki”  bersama komunitas Warung Blogger,  dan sebagai Finalis 50 Besar Srikandi Blogger.  Prestasi lainnya  bisa disebutkan yaitu sebagai juara dua kontes foto Smartphonegraphy, April 2015  (via Twitter), Sistalisius Blog Competition, Januari 2016, dan sebulan kemudian  Juara 2 Morinaga Chil-Go! Writing Competition. Pada  Maret 2016 jadi salah satu pemenang kontes foto dari Mariza Foods (via Instagram). Dan yang mutakhir pada  September 2016 Juara 3 A&W Jappanese Curry Premiun Mixbowls Blog Competition.

Jadi, mau duplikasi cara mbak Inna Riana maintain banyak blog?  Kalau masih belum puas dengan ulasan di blog ini dan ingin tahu  tip lain  dari Mbak Inna bisa kontak  langsung lewat blog atau akun-akun media sosialnya ya.

Facebook: Inna Riana
Twitter: @EmakRiweuh
Instagram: @innariana