Bunga kuning ini bukan bunga matahari, sepintas mirip ya … …, tetapi  ini adalah tanaman liar yang banyak dijumpai di pinggir jalan. Pohonnya agak tinggi, daun  mirip juga dengan daun bunga matahari. Entahlah, mungkin juga masih satu genus.

Melihatnya di pinggir jalan langsung ingin memotonya, karena bunga ini membawa kenangan masa kecil. Di dekat rumahku dulu banyak sekali tanaman ini. Meskipun liar aku suka dengan warna kuningnya yang sangat cerah dan bentuknya sederhana, tipikal bentuk bunga yang kita gambar untuk pelajaran menggambar di sekolah, betul tidak?

Kamera yang dipakai untuk menjepret bunga ini  milik LJ yang baik sekali menawarkan kameranya entah si kinan atau kenyong, he ..he.., karena baterai hpku habis. “Kakak pakai aja kamera yang ini, kan gampang nanti dipindah ke flash disk”  (bahkan bukan hanya foto-foto yang kujepret sendiri, yang difoto oleh si eMak LJ pun boleh kupakai semua,  baik banget kan…?).

Nah, kebetulan ada  tawon sedang mendatangi bunga kuning ini. Langsung beraksi, kepingin punya foto serangga di atas bunga seperti karya teman-teman. Eh nasib baik,  meskipun aku agak grasa grusu si tawon tetap anteng tak mau terbang,  mungkin terlalu lapar ya.  Puaslah hati  klik kamera pinjaman berulang-ulang.  Lega bisa memotret tawon mengisap madu, meskipun hasilnya masih biasa saja.

Alhamdulillah, bisa update tambahan info dari mbak Prih yang baik, bunga ini bernama Tithonia diversifolia, atau Mexican Sunflower atau Japanese Sunflower.  Tanaman ini banyak fungsinya, cek ke tempatnya mbak Prih ya. Terima kasih mbak.