IMG_6627

Sebuah rumah “doyong ” di Sumatera Barat

Terima kasih kepada 36 peserta Turnamen Foto Perjalanan ke 34

Foto-foto yang dikirimkan oleh teman-teman pejalan semuanya berasal dari negeri sendiri. Semuanya indah, jadi bukti kan memang negara kita itu sudah cantik dari “sononya”. Kampung yang ditampilkan baik kampung nelayan atau pertanian menonjolkan keindahan suasana dan keasrian. Tak kuragukan keelokannya, karena beberapa kampung di antaranya  sudah kubuktikan sendiri.

Kampung indah tak cukup dijadikan alasan menahan warga untuk tetap diam di situ. Niat mencari penghidupan yang lebih baik membuat tak sedikit rumah yang terlantar ditinggalkan penghuninya, rumah jadi  “doyong” dan hancur, apalagi kemudian keturunan si pemilik rumah sudah tinggal menyebar. Hi..hi…contohnya keluarga kami sendiri, tapi untungnya walaupun bukan keturunan langsung opungku, masih ada sanak famili yang memelihara rumah pusaka.

Aku jadi bingung, apalagi tak paham bila menilai secara fotografis. Alasan menjatuhkan pilihan pada  foto rumah adat yang hampir hancur adalah karena lokasi wisata yang berbau “tua” dan mengandung unsur budaya seperti ini  pasti jadi pilihanku untuk didatangi.

Pilihanku jatuh pada foto karya  Isna / @isna_saragih yang menceritakan tentang Desa Lingga, desa budaya Karo di Kabanjahe Sumatera Utara.

Langkah kaki menuntun saya menuju Lingga, desa tradisional tidak jauh dari Kabanjahe, Sumatera Utara. Saya seolah kembali ke masa ratusan tahun silam dimana kekerabatan masyarakat Karo tercermin dari rumah-rumah adatnya. Sayangnya pemerintah seolah tak peduli akan aset budaya ini. Satu persatu jabu / rumah di Lingga hancur dilebur zaman.