nasi goreng

Nasi Goreng Kampung itu sudah dijadikan salah satu ikon kuliner Indonesia .   Julukan ini diresmikan oleh  Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada tanggal 14 Desember 2012.  Selain itu  ada 29 jenis masakan lain (jadi total ada 30 jenis masakan) dari berbagai tempat yang telah dikenal luas makanan lezatnya yang juga  akan dijadikan  sebagai ikon kuliner Indonesia.

Keputusan   dibuat  setelah urun rembug para  ahli di bidang kuliner, akademisi dan penulis. Nama-nama yang terlibat di antaranya ada bapak  William Wongso,  pak Bondan Winarno. mak nyus, dan lain-lain.

Ide pembentukan ikon kuliner Indonesia itu disarankan oleh  mentri  kala itu, ibu  Mari Elka Pangestu.  Tujuannya adalah agar ekonomi kreatif terus berkembang dan kekayaan kuliner  kita makin dikenal luas oleh pecinta masakan enak.

Pasti kita akan bangga kalau warisan kekayaan kuliner  Indonesia  dikenal  banyak orang  di seluruh dunia. Rendang  yang pernah disebut sebagai  makanan paling lezat beberapa waktu lalu saja  membuat setiap orang  sangat antusias.   Begitu banyaknya jenis masakan dari   seluruh daerah membuat agak susah  bersaing dengan masakan dari negara lain.  Tindak lanjut dari keputusan ini katanya akan dicari resep-resep  otentik ke  30 jenis masakan  tersebut. Lalu dibuatkan  standardnya  agar bisa  disajikan dalam kancah  acara tingkat internasional.

Untuk bisa dikenal di gastronomi dunia, ada aturan tersendiri seperti misalnya standarisasi  resep. Misalnya jumlah bahan baku, cara memasak dan cara penyajian harus  standar.

Ada istilah Gastronomi yang artinya seni atau ilmu tentang makanan yang baik. Disarikan dari Wikipedia ” gastronomi dihubungkan dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan kenikmatan dari makanan dan minuman”.

Jika di dunia mode ada istilah “adi busana”  atau haute couture, di bidang kuliner bisa disamakan dengan gastronomi.

Kembali ke  topik nasi goreng, kapan teman biasanya  menyantap  nasi goreng?

Saat sarapan nasi goreng terasa nikmat.  Saat  makan siang pun cocok dengan menu nasi goreng. Makan malam juga biasa disajikan nasi goreng. Tak ada patokan waktu  tertentu  makan nasi goreng.  Yang pasti kapan  pun selera terbit  sah-sah saja langsung disantap. Bahkan nasi goreng tek-tek di abang dorongan yang lewat tengah malam tetap dinanti.

Nasi Goreng disebut sebagai ikon kuliner Indonesia  itu karena di setiap daerah ada. Untuk  makan siang  di kafe di Rumah Tua Pondok Cina kami sekeluarga juga pesan Nasi Goreng Kampung. Penampilan standar nasi goreng adalah dengan pelengkap telur mata sapi dengan acar mentimun atau lalap mentimun dan tomat disertai kerupuk atau emping melinjo.

Nasi goreng  pun sudah banyak dikenal orang di mancanegara.

Ini contohnya sebuah lagu  berbahasa Belanda yang dibuat oleh Wieteke van Dort (1979) berjudul  Geef Mij Maar Nasi Goreng. Lagu ini pada masanya dikenal luas di Belanda dan sudah pasti di Indonesia pula. Lagu  menceritakan kerinduan  seseorang yang pernah menghabiskan masa kecil di Indonesia pada nasi goreng. Hadeeh jadi terngiang irama dan liriknya  “Geef Mij Maar Nasi Goreng met ein gebakken eik”.

Variasi Nasi Goreng

Variasi hidangan yang satu ini  pun  banyak sekali.  Sebut saja beberapa jenis nasi goreng seperti nasi goreng kambing, nasi goreng ikan asin, nasi goreng pete.  Pokoknya nasi goreng itu namanya bisa apa saja tergantung dari  segala macam isian atau campuran bahan utamanya.

Bahan utama nasi goreng tentu saja nasi. Sebaiknya  memakai nasi yang sudah dingin dan tidak pulen. Bumbunya paling tidak ada bawang merah, cabai merah yang diiris atau diulek ditambah bumbu lainnya. Tetapi bisa juga buat nasi goreng enak tanpa bawang. Si sulung sering masak yang seperti itu karena dia tak suka penampilan bawang iris. Dia hanya pakai mentega telur dan kecap. Ternyata masih tetap enak kok.  Itu sudah bisa mengenyangkan.

Nasi Goreng juga bisa jadi penyelamat agar makanan yang masih tersisa tidak mubazir. Makanan  sisa kemarin jika tak diolah lagi sudah tidak diminati anggota keluargaku.  Jadi harus diolah lagi supaya tak ada makanan terbuang. Sisa sambal terong dan sup kambing   (tentu dagingnya saja) dijodohkan dalam wajan menjadi nasi goreng ternyata habis dalam sekejap. Tongkol sambal dan belut goreng juga cocok dipadukan jadi nasi goreng. Pokoknya  tak perlu uleg bumbu lagi, praktis untuk sarapan cepat saji, apalagi jika harus terburu-buru berangkat kerja.

Nasi goreng pun jadi pilihan bila lidah tak terbiasa berkelana rasa. Di tempat baru dengan menu yang asing perut bisa terselamatkan dengan memesan seporsi nasi goreng kampung yang jadi ikon kuliner Indonesia. Saat bulan Ramadhan dan bingung menentukan menu buka puasa, nasi goreng mampu membangkitkan selera makan. Btw, ini adalah edisi  repost, setelah sebelumnya diikutkan pada challenge foto.