Narcissus poeticus L   itu nama bunga yang tumbuh di tempat ditemukannya jasad Narcissus (bunnganya di sini) Demikianlah konon kabarnya mitos dari negri sana itu. Narcissus itu anak muda sangat tampan, ayahnya  dewa sungai dan ibunya peri,  Dia sangat suka memandangi bayangan wajahnya di air sungai. Seorang peri yang tertolak cintanya mengutuk Narcissus agar si perjaka tampan tak pernah mendapat cinta.  Narcissus jatuh cinta pada bayangannya sendiri, sampai ia mati merana karena cinta tak teraih.

Dari mitos itulah tumbuh kata narsi yang konotasinya kini  berubah menjadi sifat selalu ingin tampil. Foto-fotoku ini sesuaikah dengan tema narsis artistik dari Una ?

Foto pertama di perairan lepas pantai Merak, Banten menunggu kapal roro sandar .berlatar langit senja  menawan di tengah laut.

senja

Foto kedua ini masih di wilayah Sumatera Barat, di Lembah Harau yang terkenal dengan dinding batu vertikal.  Foto ini sudah beredar di FB.  Memenuhi saran Bunda Lily yang suka gayaku untuk menampilkan di blig, kinilah ada alasan untuk tampil. Komentar pak de sih gayaku ini seperti  aksi penjaga gawang PSP, wk…wk…, oom T bilang sporty, kalau kataku seperti gaya mau menghadang angkot he..he….

Narsis di Lembah Harau

“Postingan ini diikutsertakan di Narsisis-Artistik Giveaway.”