Hari ulang tahun itu jarang sekali  dirayakan di keluargaku. Sepanjang umurku ini hanya dua kali dirayakan dengan mengundang teman,. Pesta Ulang Tahun itupun atas permintaan adikku. Dan karena kami berdua lahir di bulan yang sama, maka pestanya  selalu digabung saja. Sewaktu  aku berusia  17 tahun yang katanya usia menuju kedewasaan orang tuaku menawarkan perayaan, tapi aku menolak dan minta kado uang saja …he..he..matre….. Entahlah dibelikan apa waktu itu, sudah lupa.

Kebiasaan tak merayakan ulang tahun ini kuteruskan di keluargaku sendiri. Perayaan ulang tahun hanya berupa selamatan kecil-kecilan di kalangan keluarga saja, hanya membuat masakan yang agak istimewa, nasi kuning ayam bakar  atau pergi makan bersama  di luar rumah. Kue ulang tahunpun tak ada  karena anak-anak tak suka tart. Ulang Tahun kedua putriku  pernah dirayakan secara sederhana. Anak pertama dirayakan ulang tahunnya dengan syukuran di rumah memanggil ibu-ibu pengajian RW. Di pengajian dibacakan doa-doa  agar anak tumbuh sehat dan cerdas. Anak kedua dirayakan di sekolah, di TK, atas permintaan si bungsu sekaligus syukuran setelah sembuh dari sakit campak.

Tanggal ulang tahunku sendiri   sama dengan orang yang dikenal, antara lain dengan tanteku dan adik sepupu, juga tetangga sebelah. Ada cerita lucu tentang ini.Di hari ulang tahun itu sejak  pagi si orang rumah  tak juga mengucapkan selamat ulang tahun,  akupun biasa saja menanggapinya. Kami memang sering lupa, sudah sepuh mungkin he..he.., karena hari ulang tahun perkawinanpun pernah sama-sama lupa. Agak siang datang tetangga sebelah membawa piring, ada nasi kuning berikut lauk pauk. Saat itulah sang suami  ingat ulang tahunku, he…he..

Makanya, sangat terkejut ketika di hari ulang tahunku yang terakhir tiba-tiba dia  membawa tas besar dan diserahkan kepadaku. Tas itu sudah kulihat beberapa hari lalu, tapi tak tahu isinya. Akupun tak hendak mengintip  karena dari dulu saling menghargai privasi tak pernah mengintip dompet, tas atau telepon genggam suami.  Apa yang ada di dalamnya membuatku takjub karena ada kado spesial, benda yang sudah kutimbang-timbang untuk membelinya sejak lama. Benda yang akan mendukung aktivitas blogging. Apakah itu………?

 

 “Postingan ini diikutsertakan pada Give Away Ultah Samara”