teeth

Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan orang tua pada dokter gigi  “Anak saya sudah boleh cabut gigi bu?” Padahal usia anak  masih batita alias bawah tiga tahun.  Belum masanya dicabut lho. Pertanyaan diajukan karena gigi-gigi anak sudah  berwarna coklat semua. Sebisa mungkin sih  gigi tanggal  terjadi secara alamiah, tanpa harus dicabut oleh dokter gigi.

Sedih sekali melihat gigi-gigi anak sudah merata berwarna coklat. Perubahan warna ini adalah tanda dari terjadinya kerusakan gigi atau gigi berlubang atau karies gigi.

Alasan si ibu “maunya minum susu coklat saja sih bu dokter.”

Susu coklat bukan penyebab gigi berlubang. Tetapi penyebabnya adalah akibat tidak sikat gigi secara teratur. Ibu lalu kasih alasan lagi   si anak tidak mau sikat gigi, atau susah disuruh sikatan,  atau sikat hanya digigit saja.

Cara Merawat Gigi Anak

Gigi susu kan akan diganti nih, nggak usah dirawat juga nggak apa-apa. Pendapat yang salah. Salah satu fungsi gigi yaitu untuk  alat bicara. Tak ada  gigi maka  ngomongnya tak akan jelas.

Selain itu, gigi susu yang  berlubang juga bisa jadi sumber penyakit. Lubang dipenuhi sisa makanan yang membusuk dan  jadi tempat sembunyi kuman atau bakteri.

Gigi tetap yang pertama kali tumbuh adalah gigi geraham, letaknya persis di belakang deretan gigi susu. Ini yang sering tidak disadari orang tua sehingga membiarkan gigi tersebut rusak, padahal gigi geraham itu  adalah gigi terpenting yang menentukan oklusi gigi. Yaitu gigi yang menentukan hubungan gigi rahang atas dan rahang bawah. Bila oklusi berubah, berubah pula tampilan wajah.

Merawat gigi anak sebetulnya gampang saja. Menyikat gigi adalah soal kedisiplinan. Orang tua yang harus melatih. Sejak kapan? Ya, sejak anak dilahirkan.

“Bayi baru lahir kan belum ada giginya  bu”

Bayi baru lahir memang belum punya gigi,  tetapi kepadanya sudah bisa diajarkan cara menjaga kebersihan mulutnya. Setelah selesai menyusu, gusi bayi diusap perlahan dengan sentuhan lembut memakai kain kasa atau kain halus. Bayi akan terbiasa merasa  mulutnya tetap segar.

Saat ini produsen kelengkapan bayi punya produk sikat gigi pertama untuk bayi.  Sikat gigi ini  bisa dikenalkan pada anak  sejak ia   bisa menggenggam.  Sikat gigi pertama untuk bayi belum bergigi berupa tangkai sikat yang dilengkapi karet di ujungnya, jadi seperti mainan untuk belajar menggigit. Jika tidak menemukan yang seperti itu, kenalkan saja sikat gigi kecil yang berbulu lembut. Setelah gigi tumbuh, ibu dan atau ayah bisa mulai menyikatnya, tanpa odolpun tak apa. Lakukan ini setiap hari sebelum tidur, maka anak akan terbiasa.

bedtime-1326226_1280

 

Usia Tepat Untuk Cabut Gigi

Nah, kembali pada pertanyaan di atas, kapan anak boleh cabut gigi?

Sebaiknya gigi anak dipertahankan selama mungkin di dalam mulut. Biarkan gigi lepas secara natural. Karena gigi susu yang dicabut terlalu dini akan menimbulkan persoalan lain lagi.  Karena bila gigi susu sudah tidak ada, maka gigi yang bersebelahan akan bergeser menutup ruang ompong. Itu akan menyebabkan gigi baru nanti akan bergeser pula tempatnya.

Proses  gigi sulung tanggal  dimulai kira-kira di  usia enam tahun atau lebih dan terus berproses sampai semua gigi susu lepas.

Saat pertama kali gigi susu goyang  itu  bisa dibilang sebuah peristiwa besar bagi anak. Kebanyakan anak merasa antusias. Tetapi reaksi  anak  menghadapi proses alamiah  ini tak selalu sama.  Ada juga anak  yang merasa cemas atau malah ketakutan.

Ananda jadi banyak bertanya “gigi goyang ini  bikin sakit nggak?”

Andaikan anak merasa cemas dan takut,  orang tua harus pintar meyakinkan dan menenangkan.  Katakan pada anak gigi  tanggal hampir tidak memberikan rasa apapun. Tahu-tahu gigi sudah lepas sendiri. Gigi susu atau gigi  sulung memang harus tanggal agar  supaya ada tempat untuk gigi permanen yang akan  tumbuh.

Ukuran gigi sulung itu kecil, sedangkan gigi permanen  lebih besar. Makanya ada orang tua yang khawatir kenapa kok gigi besar sekali, wajah anak jadi aneh katanya. Nggak usah bingung bunda, rahang anak masih dalam masa pertumbuhan. Sejalan dengan bertambahnya usia, rahang akan membesar dan akhirnya  proporsi ukuran gigi dan rahang akan optimal

Gigi sulung biasanya berjumlah 20 yang mulai tumbuh bertahap sejak usia 6  sampai dengan 12 bulan.  Gigi sulung akan tanggal karena  dorongan  dari gigi tetap  di bawahnya. Akar gigi susu yang terdesak ini perlahan-lahan akan resorpsi (berkurang sedikit demi sedikit).

Biasanya gigi  yang pertama kali lepas adalah gigi susu di bagian depan bawah. Dimulai pada usia 5-6 tahun. Pada sebagian anak, gigi sulung tanggal lebih awal di usia 4 tahun atau justru sangat lambat.  Gigi baru mulai tanggal di usia 7 tahun. Semakin cepat gigi tetap muncul maka semakin cepat gigi sulung tanggal.

Kehilangan gigi sulung lebih awal mungkin saja terjadi. Hal ini bisa akibat kecelakaan atau penyakit gigi.  Bila terjadi kasus seperti demikian dokter gigi anak kadang akan memasang space maintainer. Space maintainer ini berfungsi menjaga ruangan untuk gigi tetap yang akan tumbuh sehingga gigi tidak berjejal saat dewasa kelak.

Space Maintainer (Sumber : Oralanswers.com)

 

Sebaliknya ada juga kejadian  anak yang hingga usia 7 sampai 8 tahun belum satupun gigi sulungnya tanggal.  Tak usah terlalu panik dahulu. Bila gigi sulung pertama dahulu itu agak lama tumbuhnya, kemungkinan besar gigi permanen pun demikian. Kadang-kadang jika gigi tetap tidak terbentuk maka gigi sulung akan bertahan sampai dewasa.

sumber : caringforkids

 

Gigi sulung yang sudah sangat goyang  artinya akarnya sudah resorpsi. Gigi  sudah terlepas dari tulang rahang dan hanya melekat pada gusi  sehingga sangat mudah untuk dicabut. Tetapi jika baru goyang sedikit, jangan dipaksa karena akar gigi dapat putus dan rawan infeksi. Gigi goyang yang tak juga tanggal bisa dibantu dicabut oleh dokter gigi.  Biasanya gigi susu akan tanggal dengan sendirinya, hanya kecepatannya yang berbeda-beda..

Kadangkala tanggalnya gigi sulung juga menimbulkan rasa sakit seperti halnya  rasa tidak nyaman ketika gigi pertama kali tumbuh.  Untuk membantu meredakan rasa ngilu bisa diberikan analgesik meskipun hanya meredakan nyeri sementara.

Setelah gigi tetap tumbuh, maka rutinitas menyikat gigi sama pentingnya dari sebelumnya. Orang tua harus tetap memeprhatikan cara anak  menyikat gigi  sampai mereka bisa mandiri dan teratur menyikat gigi.

Ganti sikat gigi setiap dua atau tiga bulan untuk memaksimalkan  fungsinya dan meminimalisir infeksi bakteri dari sikat gigi. Jangan lupa untuk membawa anak ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Kebanyakan anak akan selesai proses pergantian gigi sulung dan tetap  di usia 12 dan 13 tahun.