biji-kopi-banaran-1

Kejutan lagi ….. Perjalanan dari  Magelang menuju Semarang  tak disangka dapat kejutan lagi. Iya surprise banget karena tanpa disengaja  melewati Kampoeng  Kopi Banaran,  Bawen. Tempat ini sebuah obyek agrowisata yang ingin didatangi setelah lihat liputan TV.  Saat nonton liputan itu sudah seru saja rasanya membayangkan jalan di tengah kebun kopi yang luas. Walau di kampung ada sebatang dua batang pohon kopi di depan rumah opung, tapi tentu beda impresinya saat ada di tengah kebun luas.

Nggak menyangka, tanpa perencanaan matang bisa ketemu tempat ini. Sempat sih tanya sama petugas hotel Safira Magelang tempat kami menginap. Dia cuma bilang lokasi kebun kopi ini dekat jalan tol ke Solo,  lha kami jalan sesukanya mengikuti petunjuk jalan sedapatnya dan nggak menjadikannya sebagai target utama, takut kesasar lagi. So,  sudah sampai lokasi pastilah langsung berhenti  makan siang di sana.

Ternyata Kampung Kopi Banaran siang itu penuh sekali, hari libur sih, parkir penuh, resto penuh,  masuk lebih ke dalam meja-meja di sekitar kebun dan lesehan pun penuh semua. Tampaknya tempat ini jadi lokasi tetirah favorit untuk warga Semarang, Ungaran dan sekitarnya. Untunglah ada juga keluarga yang telah selesai  makan di saat yang tepat jadi kami  bisa ambil alih mejanya. Makan siang yang terlambat sore itu kami pesan makanan yang paling sederhana  biar cepat disajikan  takut pelayanan lama, makanan yang dipesan nggak jauh dari ayam goreng plus lalapan. Sementara menunggu hidangan datang sempat melihat ke sekeliling kebun dan lihat demo pembuatan gula merah, sayang sudah hampir selesai, ya sudah pesan saja gula merah 3 bungkus untuk dibawa pulang.

IMG_1121.PNG

Kampoeng  Kopi Banaran ini perkebunan kopi milik PT. Perkebunan Nusantara IX wilayah Jawa Tengah. Sepertinya sih luasnya berhektar-hektar, fasilitasnya banyak banget sih. Lokasinya   di ketinggian 400-680 Dpl pastilah udaranya cukup sejuk. Perkebunan ini sekarang dikembangkan menjadi agrowisata, dilengkapi restoran dan cafe, ruang pertemuan (saat itu dipakai untuk resepsi pernikahan), cottage, wahana outbound, permainan anak dan ATV, camping ground dll.

Untuk mengelililingi perkebunan  dengan kereta wisata ada 2 rute, mau pilih yang lewat kebun kopi atau kebun buah. Kami pilih rute pertama naik mobil wisata  yang sudah dimodifikasi. Biayanya Rp 60.000,- per mobil. Pak supir bertugas juga sebagai pemandu menceritakan tentang kebun dan pengolahan kopi. Lokasi di ketinggian ini memang  cocok  untuk menanam kopi. Kopi ini dipanen setahun sekali.  Produk PTP IX antara lain Kopi Premium Banaran, Kopi Luwak, dan Teh Kaligua.

Kampung Kopi Banaran

 

Jalan di kebun ini hanya jalan tanah diperkeras dengan batuan. Agak ngeri ngeri sedap melewati kondisi jalan seperti ini saat menanjak, he..he.. Jalan-jalan window shopping tanpa turun mendekati pohon kopi sama juga boong he..he.. Kami minta berhenti di tengah kebun, katanya akan diturunkan di bagian agak ke atas. Akhirnya kami berhenti di sebuah jalan yang cukup datar, si bapak juga mau memotret kami sambil menerangkan buah kopi yang matang seperti apa. Bahkan kami bisa cicip buahnya yang terasa agak asam. Bubuk kopi yang diperdagangkan itu berupa biji, daging buahnya tak terpakai.

Aduuh,  dejavu, jadi tiba-tiba teringat pemandangan di kampung setelah panen kopi. Ibu-ibu di kampung menjemur biji kopi di atas hamparan tikar pandan, digeletakkan begitu saja di pinggir jalan. Biji kopi dijemur di bawah sinar matahari saja sampai kering. Lalu teringat lagi aroma biji kopi panggang, waaah harumnya kopi Mandailing itu luar biasa enaknya. Setelah itu kopi digiling dan siap dilempar ke pasaran. Jaman sekarang sih sudah ada cara yang lebih praktis menikmati kopi dengan coffeemaker, tapi pengalaman melihat penanganan biji kopi itu sangat berkesan.

buah kopi segar "Kampung Kopi Banaran"

Pohon-pohon kopi di perkebunan ini diselingi oleh pohon lamtorogung alias petai Cina, yang berguna untuk mencegah erosi.

kampung kopi Banaran

 

Keliling kebun kopi ini kurang lebih setengah jam sampai akhirnya berhenti lagi di sebuah tempat  bisa memandang ke arah Rawa Pening Ambarawa. Panorama alam yang epic deh, mengesankan.

Kampoeng Kopi Banaran Bawen:

Alamat: Jl. Raya Semarang – Solo KM 35 Bawen, Kab Semarang.

Nomor Telepon (0298) 7101770

Email: promo@kampoengkopibanaran.com

Website: www.kampoengkopibanaran.com