Kain Kapal

Di berbagai tempat di Lampung banyak ditemui ragam hias tradisional yang diadaptasi menghiasi  gedung-gedung perkantoran, pagar  rumah penduduk atau bahkan di persimpangan jalan dan jembatan penyeberangan. Ragam hias ini ada yang diambil dari motif Tapis atau Kain Kapal. Kain Kapal tidak dipakai sebagai bagian dari busana, fungsi itu didapat dari kain Tapis.

Di kedua gambar atas dan bawah ini motif Kain Kapal yang sudah dikembangkan dan dijadikan penghias dinding atau dijadikan motif batik Lampung.

Tampan - Lampung (Pameran Akulturasi Cina - Indonesia)

Tampan – Lampung
(Pameran Akulturasi Cina – Indonesia)

 

Kain Kapal sesuai dengan namanya  memiliki motif kapal sebagai motif utamanya.Diperkirakan motif kapal digunakan sejak kedatangan para pedagang yang datang ke Lampung berabad-abad lalu  untuk membeli hasil pertanian setempat seperti lada. Kain Kapal mempunyai nama berbeda sesuai dengan panjangnya kain tersebut:

1. Tampan atau Nampan  panjangnya biasanya kurang dari satu meter, biasa digunakan sebagai penutup atau pelapis nampan untuk seserahan pada acara lamaran maupun pernikahan di Lampung.

2.Tatibin, biasanya panjangnya satu meter dan digunakan sebagai hiasan dinding dan kadang kadang juga digunakan sebagai penutup seserahan.

Tatibin - Lampung (Pameran Akulturasi Cina - Indonesia)

Tatibin – Lampung
(Pameran Akulturasi Cina – Indonesia)

 

.

3. Pelepai, ini adalah kain kapal yang paling panjang, panjangnya biasanya sampai tiga meter. Kain ini dipakai sebagai hiasan dinding untuk acara adat, dan umumnya hanya dimiliki oleh sesepuh adat.

Motif kapal merupakan perlambang perjalanan hidup manusia sejak lahir sampai menutup mata.  Kapal juga perlambang kehidupan manusia yang bergerak dari satu titik ke titik tujuan.  Kain Kapal biasanya terdiri dari tiga bagian yaitu motif border, motif utama dan motif pengisi. Motif border biasanya terdiri dari satu, dua sampai tiga lapis dengan motif yang berbeda antar lapisan.

Kemudian yang kedua adalah motif utama, motif utama ini biasanya terdiri dari kapal, rumah, manusia dan berbagai jenis hewan dan tumbuhan. Motif ini mengisi bagian utama dari kain kapal.

Motif  pengisi,yang  mengisi daerah-daerah kosong di antara motif utama. Motif jenis ini juga bisanya berbentuk segitiga, kotak dan helaian pakis atau  motif lain-lain.