Walaupun rata-rata wisatawan sudah punya kamera sendiri, minimal telepon genggam, tetap saja ada saja yang membutuhkan  jasa fotografer keliling. Contohnya kami sekeluarga. Ingin punya foto lengkap berempat perlu bantuan orang lain, karena tidak punya tripod.  Sudah barter dengan wisatawan lain, hasilnya belum memuaskan. Akhirnya minta difoto oleh si bapak ini, langsung dicetak di tempat, karena  beliau bawa printer portabel. Alhamdulillah, puas punya foto keluarga di Tanah Lot.

fotografer Tanah Lot

Turnamen foto perjalanan ronde ke 12 bisa dicek di blognya Danan Wahyu Sumirat.