Karena mendapat info dari uni  Evi di  Jurnal Transformasi tentang Festival Kuliner Serpong bertema Minang Nan Rancak di halaman Summarecon Mal Serpong, kami langsung mupeng .  Kebetulan hari Sabtu akan menginap di rumah mamaku di Tangerang Selatan, karena si sulung mau nonton konser SM Town (band dari Korea) dengan adikku. Maka,hari Minggu beramai-ramai  bersepuluh dengan mama, adik-adik   dan keponakan,    langsung ke lokasi untuk makan siang. Padahal uni Evi menyarankan datangnya malam saja supaya tak panas. Untunglah Minggu siang itu tak terlalu terik. Pengunjung pun penuh.

Serasa kembali Tour de Ranah Minang dan  sedang baralek (pesta adat) he..he.. karena ada umbul-umbul adat yang warnanya sama dengan bendera Jerman itu, ada Jam Gadang, panggung berbentuk Istana Pagaruyung, gerai makanan pun memakai atap bagonjong.

Pertama yang dilakukan ya keliling dulu, pilih makanan yang mau dibeli. Meskipun bertema Minang nan Rancak,  ada pula makanan dari daerah lain. Kulihat yang membuka gerai  itu nama-nama yang cukup dikenal, pasti lezat semuanya. Akhirnya pilihan pertama semuanya memilih sate Padang Mak Syukur, hi..hi… waktu ke Sumatera Barat tak sanggup mampir di pusat  rumah makan  sate Padang yang  terkenal ini karena sudah kekenyangan di jam makan siang. Satenya enak miriplah dengan sate yang dijual di gerai Sate Mak Syukur di mal.

sate padang

Makanan  dari daerah lain ada dari Bali, Betawi, Medan, dan ada pula makanan unik dari daging kuda dan kelinci. yang tak berani kucoba. Santapan berikutnya pilih makanan dari Medan dong, sudah lama tak merasakan martabak Medan plus acar bawangnya, dan putu bambu seperti yang biasa kami beli di pojok Kampung Keling di Medan sana, judulnya santapan nostalgia he..he..he.. sayang tak ada mi rebus keling.

Repotnya untuk membeli makanan harus menukar uang dulu dengan uang kertas festival. Loket sudah ada 3 tempat, tetapi antrian cukup panjang.  Uangnya dari nominal seribu sampai 20 ribu rupiah. Kalau uang yang kita tukarkan berlebih memang uang festival ini bisa ditukar lagi, tapiii antri lagi. Festival akan berlangsung sampai tanggal 7 Oktober.

IMG_5242

 

 

Di panggung saat itu sedang berlangsung shooting acara kuliner Makan Besar yang diputar di stasiun TV, entahlah untuk Trans 7 atau Trans TV ya, lupa… nggak pernah nonton sih.  Koki (yang berbaju kuning di bawah) beserta beberapa gadis cantik memasak martabak di wajan raksasa. Tak bisa kudapatkan gambar wajannya, karena kerumunan penonton sangat banyak.

IMG_5244

festival kuliner

 

 

Salah satu pengunjung ada pak Emil Salim dan ibu beserta keluarganya yang makan di meja tak jauh dari tempat kami. Kepengen minta foto bareng, tapi kok nggak berani ya, takut mengganngu privacy beliau. Padahal jarang-jarang kan bertemu orang sekaliber beliau.