Es Selendang Mayang khas Betawi jadul. Untaian kata itu yang tertera pada selembar kertas berlaminating di pikulan sang penjual. Mengapa disebut makanan Betawi jadul? Apakah jenis kuliner ini sudah tak banyak beredar lagi, atau julukan ini sekedar berniat  untuk menarik perhatian calon pembeli saja?

 Es Selendang Mayang Khas Betawi
Asal Nama Selendang Mayang

Nama selendang mayang terdengar puitis di telinga. Kukira nama itu hanya bisa-bisaannya  resto tempat pertama kali mencicipinya. Biasanya suka begitu kan, resto bikin nama yang “catchy” supaya orang tertarik. Akhirnya lama kelamaan paham nama itu memang sudah dari sononya selendang mayang.

Menurut bapak yang berjualan di depan Perpustakaan Kota Tua dan Museum Wayang Jakarta,   es selendang mayang adalah resep yang didapat turun temurun dari leluhur mereka. Di lokasi ini memang ada beberapa penjual pikulan minuman khas Betawi ini, tetapi bapak penjual yang ini mengklaim  dagangannya  masih pakai resep asli, penjual yang lain belum tentu.  Di bakul sebelah kanan si bapak ada gelas plastik bertutup berisi potongan kue selendang mayang. Di bakul sebelah kiri ada dua toples masing-masing berisi larutan putih santan dan larutan merah sirup gula dan mangkok keramik. Termos es batu diletakkan di atas jalan dihadapan si penjual.

Penampilan Es Selendang Mayang  ini adalah  potongan kue mirip kue lapis yang disiram dengan sirup gula, santan dan es batu. Adonan kuenya dibuat seperti kue lapis yang lembut,  biasanya diberi pewarna  merah,  hijau  dan putih. Kombinasi warna ini jadi cantik mirip selendang. Katanya dari situlah asal nama ‘selendang mayang’.  Rasanya legit dan manis berpadu dengan  rasa gurih dari santan kelapa  yang enak. Disantap saat dingin bikin segar suasana, cocok banget diminum untuk melepas dahaga setelah berpanas-panas naik ojek ontel menjelajah sisi lain Kota Tua yaitu dari Kampung Arab.

Resep dan Cara Membuat Es Selendang Mayang

Resep makanan tradisional Indonesia umumnya bahan dan  cara masaknya sederhana. Sama  juga dengan resep ini  hanya memakai bahan-bahan dasar yang gampang ditemukan sehari-hari. Menurut resep lama adonan kuenya dibuat dari tepung gula aren, tetapi sekarang, mungkin demi kepraktisan atau ketersediaan bahan baku, sebagian orang membuatnya memakai tepung hunkwee. Tepung aren dilarutkan dengan sedikit air agar tidak menggumpal, sementara itu didihkan air. Kemudian larutan gula aren dimasukkan ke air mendidih dan diaduk. Lalu langkah berikut ditambahkan sedikit larutan pewarna makanan dan tempatkan dalam wadah. Biarkan sampai dingin dan mengeras dan gampang disendoki. Di tempat lain santan dididihkan  setelah ditambah sedikit garam dan daun pandan untuk pewangi. Sedangkan sirup gula dibuat dari campuran air, gula dan sedikit garam agar rasanya gurih yang dimasak sampai mendidih. Gampang sekali bukan cara membuatnya? Yuk buat sendiri es selendang mayang di rumah.