Jika berniat mengunjungi sahabat atau sanak keluarga biasanya kita membawa oleh-oleh atau buah tangan berupa makanan. Janggal rasanya datang hanya tangan kosong.

“Kok …, repot-repot bawa oleh-oleh sih?”

Tuan rumah lalu membawanya ke dalam. Galibnya dia lalu menyuguhkan minuman dan mungkin juga ada kue-kue. Sajian yang kita bawapun diletakkannya di meja berserta dengan hidangan buatannya sendiri.

“Silahkan kak dicicipi kuenya , buatanku sendiri lho”.

macarons

 

Meski dipersilahkan kita tak mengambil makanan bawaan kita, kalau diambil juga nanti ditondong horbo” yang secara harafiah berarti ditanduk kerbau. Itu yang diucapkan orang di kampungku di Tapanuli Selatan.

Istilah Betawinya borok sikutan. Kedua istilah ini juga bisa dikenakan pada apapun yang sudah diberikan ke orang lain tetapi kemudian diminta kembali. Di daerah teman ada istilah seperti itu jugakah ?