Ada Bika Ambon,  ada  Bika Padang. Nama penganan ini boleh sama tetapi rasa dan bentuk sungguh jauh berbeda. Bika Ambon berwarna kuning  dengan tekstur berlubang-lubang mirip sarang tawon, sedangkan Bika   dari Sumatera Barat ini berwana putih dan teksturnya mirip kue apem.

Sewaktu kopdar silaturahmi dengan LJ  ke Bukittinggi tahun lalu   kulihat banyak papan nama penjual bika. Diniatkan akan mampir ke dangau aia kawa (minuman dari rendaman air daun kopi)  yang biasanya juga menyajikan bika. Sayangnya warung aia kawa yang kami mampiri hanya menyediakan aneka gorengan saja.  Makanya tak sempat mencicipi bika di daerah asalnya.

Penasaran dengan bentuk dan rasa kue Bika Padang akhirnya bisa terbayar. Di daerah Cibubur, Jakarta Timur aku bisa mencicipinya di  rumah makan kecil yang  menyediakan bika aneka rasa selain rasa asli.  Sayang kini  tempat ini sudah tutup. Ada yang ditambahkan nangka, durian, gula merah. Kue tradisional ini dibuat dari campuran tepung beras, tapai singkong, santan, kelapa parut dan gula, yang kemudian dipanggang. Rasanya empuk dan gurih khas kue asli Indonesia, lezat …